Pemprov Bali Terapkan Pengadaan Barang dan Jasa Berbasis Digital

Rabu, 23 Agustus 2023 – 21:09 WIB

Denpasar – Dalam upaya meningkatkan efisiensi, transparansi, dan efektivitas dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa, Provinsi Bali telah mengadopsi metode pengadaan berbasis digital atau daring.

Baca Juga :

Minta Perjuangkan Ketimpangan Bali Utara, Tokoh Buleleng Dukung Cak Imin Maju di 2024

Pada Selasa 22 Agustus kemarin, Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Bali menggelar Rapat Koordinasi Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Provinsi Bali di Gedung Sabha Utama, kantor Gubernur Bali di Denpasar.

Tujuan dari rapat ini adalah untuk mempertajam pemahaman tentang manfaat pengadaan daring serta melihat dampaknya pada efisiensi proses.

Baca Juga :

Imigrasi Mataram Bangun Posko Khusus Mengawasi WNA di Gili Trawangan

Dalam arahannya, Dewa Made Indra, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, menyoroti pentingnya profesionalisme dan integritas dalam setiap langkah pengadaan.

“Kesuksesan pengadaan daring tergantung pada integritas dan kinerja para pelaku pengadaan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan,” ujarnya.

Baca Juga :

Konferensi Teknologi Mekari Conference 2023 Sentuh Dampak AI Bagi Bisnis

Pengadaan daring memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan transparansi, seperti yang diungkapkan oleh Indra.

Ilustrasi pria menggunakan ponsel untuk belanja online

Ilustrasi pria menggunakan ponsel untuk belanja online

Halaman Selanjutnya

“Pengadaan melalui mitra Toko Daring Mbizmarket, merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjamin transparansi, mengingat rekam jejak pembelanjaan secara daring memiliki tingkat efisiensi dan transparansi yang lebih tinggi,” tuturnya.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *