Pergeseran Geopolitik Jadi Tantangan, Jokowi: Perlu Kebijakan Jitu

Berita58 Dilihat

Rabu, 16 Agustus 2023 – 16:10 WIB

Jakarta – Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menyoroti perubahan tatanan global akibat pergeseran arus geopolitik yang menjadi tantangan dunia, termasuk Indonesia. 

Baca Juga :

Mardiono Ingatkan Foto Jokowi Tak Dipakai untuk Kampanye

Menurutnya, pergeseran geopolitik menciptakan pola kerja sama internasional yang terkotak-kotak, seperti menarik rantai pasok manufaktur ke negeri sendiri atau memindahkannya ke negara yang dianggap kawan. 

“Fragmentasi global tersebut telah menghambat aliran perdagangan dan investasi dunia, serta melemahkan perekonomian dunia,” kata Jokowi dalam pidato penyampaian keterangan pemerintah atas RUU APBN 2024 dan Nota Keuangan, di Kompleks Parlemen, pada Rabu, 16 Agustus 2023. 

Baca Juga :

Pastikan Peringatan HUT RI ke-78 Lebih Meriah, Jokowi: Tebak Saya Pakai Busana Daerah Mana?

Pidato Presiden Jokowi Sampaikan RUU Anggaran Pendapatan dan APBN 2024

Photo :

  • Youtube Sekretariat Presiden

“Fregmentasi global menciptakan disrupsi rantai pasok yang meningkatkan risiko krisis pangan, energi, serta keuangan dunia,” lanjutnya. 

Baca Juga :

WFH Bakal Diberlakukan Demi Perbaiki Kualitas Udara, Menaker Ida: Masih Didiskusikan

Oleh sebab itu, Jokowi menyebut bahwa tantangan global ini harus ditangani dengan kebijakan yang jitu dan antisipatif. 

“Bukan yang biasa-biasa saja,” ujarnya. 

Halaman Selanjutnya

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga menyinggung adanya perubahan iklim sebagai tantangan baru bagi dunia. Menurutnya, dampak dari perubahan iklim akan menjadi sangat serius bagi masyarakat dunia. 

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *